Musik

Wednesday, November 6, 2013

Biologi

OTOT


Otot mempunyai kemampuan:
  • memendek/kontraksi disebut kontraksibilitas
  • melemas/relaksasi disebut ekstensibilitas
Sel-sel otot berkumpul membentuk berkas fasikuli. Berkas-berkas fasikuli dilapisi selaput yang disebut fasia propia. Beberapa berkas-berkas otot membentuk otot yang dilapisi oleh selaput fasia superfisialis.


Gabungan otot membentuk kumparan yang tengahnya mengembang disebut empal (ventrikel otot). Bagian ujung ventrikel otot mengecil membentuk tendon. Tendon yang melekat pada tulang yang tidak bergerak disebut origo. Tendon yang melekat pada tulang yang dapat bergerak disebut insersio.


Jenis otot beserta ciri-cirinya:
  • Otot polos; bentuknya gelendong, inti sel satu terletak di tengah, bekerja diluar kesadaran, terdapat pada dinding usus, kantung kemih, rahim, dan pembuluh darah.
  • Otot lurik (otot rangka); bentuknya silinder panjang, inti sel banyak terletak di tepi, bekerja menurut kesadaran, terdapat pada seluruh rangka tubuh.
  • Otot jantung; bentuknya seperti anyaman bercabang-cabang, inti sel satu terletak di tengah, bekerja di luar kesadaran, terdapat pada organ jantung.

Gerak otot: gerak antagonis (otot bekerja berlawanan, ex: gerak fleksi-ekstensi) dan gerak sinergis (otot bekerja bersama dengan efek searah, ex: otot-otot antar tulang rusuk pada saat bernapas).

Gerak antagonis:
  • Fleksi (membengkokkan tangan) dan ekstensi (meluruskan tangan)
  • Adduksi (gerak kaki/tangan mendekati tubuh) dan abduksi (gerak kaki/tangan menjauhi tubuh)
  • Elevasi (mengangkat rahang) dan depresi (menurunkan rahang)
  • Supinasi (menengadahkan tangan) dan pronasi (menelungkupkan tangan)
  • Inversi (gerak memiringkan telapak kaki ke arah dalam tubuh) dan eversi (gerak memiringkan telapak kaki ke arah luar tubuh)


By: Ranu Mufidiana

No comments:

Post a Comment