Musik

Monday, November 25, 2013

Fanfiction

title : psycho brother-taemin's side
cast : choi minho, choi taemin
support cast : choi sulli

----


Seorang namja dengan usia kisaran 23 tahun sedang duduk di belakang mejanya-yang bername tag 'Choi Minho'- menghadap seorang yeoja paruh baya sedang memeluk anaknya yang gemetar melihat Minho.

"anak anda harus di terapi, nyonya" ucap Minho
"apa kau bisa memberinya terapi tuan Choi?" tanya yeoja itu
"mianhae aku tidak bisa" jawab Minho dengan suara yang ia buat menyesal

BRAK!!

Seorang namja berambut blonde dengan penampilan acak-acakan mendobrak pintu ruangan Minho. Mata sayunya menatap Minho dengan tatapan yang err.. Hanya Minho yang mengetahuinya. Minho langsung mengisyaratkan namja itu untuk pergi masuk ke ruangan Minho yang satunya. Tanpa komando lebih, namja itu langsung masuk ke ruangan yang berada satu ruang dengan ruangan itu-_-

Minho melirik jam tangannya lalu berdehem untuk memulai pembicaraan kembali.

"mianhae nyonya, waktu konsultasi sudah habis. Silahkan kembali esok hari. Kamsahamnida" ucap Minho lalu berjalan menuju pintu setelah sebelumnya membungkuk pada yeoja paruh baya itu. Membukakan pintu dan mempersilahkan yeoja itu keluar

CKLEK

Membuka pintu ruangannya yang satu lagi untuk melihat kondisi namdongsaengnya.
"kau kenapa hm?" Minho mengusak rambut blonde namdongsaengnya dengan sayang
"huh.." menghembuskan nafasnya kasar membuat Minho yang notabene adalah hyung kandung dari Choi Taemin itu khawatir
"aku baru saja membunuh namjachingunya Sulli. Hahaha" jelas Taemin diakhiri dengan tawa nistanya
"cih kau sangat pandai mengalihkan ekspresi" dengus Minho "si Byun itu?" tanya Minho mengernyitkan dahinya sedangkan Taemin mengangguk senang

PLETAK!

"YA! KAU KENAPA HYUNG?! ISH NEOMU APPO" pekik Taemin sambil mengelus kepalanya yang dipukul Minho menggunakan penggarisnya
"ARGH!! CHOI TAEMIN NEOMU PABOYAA!!! BYUN ITU SALAH SATU PASIENKU YANG MEMBAYAR MAHAL TIAP KONSULTASI. KENAPA KAU MALAH MEMBUNUHNYA?! KAU MEMBUAT UANGKU BERKURANG!! BAKAA!!!" pekik Minho "KAPAN KAU AKAN BERHENTI MENJADI PSIKOPAT HAH?!" lanjutnya
"molla hyung"
"berhentilah membuatku khawatir. Kalau kau ketauan bagaimana?"
"perhatikan raut wajahku! Aku baik-baik saja hyung. Kau kan psikolog. Masa tidak bisa membaca raut wajahku"
"aku tau Tae, tapi pasti suatu saat nanti kau tidak akan baik-baik saja. Lagipula dulu kau bilang membunuh itu hanya untuk membalas dendam karna appa-umma yang dibunuh kan?"
"itu dulu hyung. Sekarang, siapapun yang menyakiti salah satu dari kita dia harus mati dan jatuh di neraka" jelas Taemin geram "aku membunuh tuan Lee karna dia membunuh appa dan umma. Aku membunuh Jinki hyung karna dia membuatku babak belur. Aku membunuh Jonghyun hyung karna dia merebut Gwiboon noona darimu. Dan aku membunuh Baekhyun karna dia mengkhianatiku dan merebut cinta pertamaku"
"tapi bukan begini caranya, Tae"
"beginilah hyung! Dan sekarang aku akan membunuh yeoja itu. Yeoja yang telah membuatku sakit dan tidak ingin merasakan lagi yang namanya cinta!" ucap Taemin sembari mengambil kembali pisau lipat yang sebelumnya sudah ia keluarkan dari saku jaketnya
"Tae, dengar aku"
"sudahlah hyung, aku ingin bersenang-senang" ucap Taemin lalu keluar dari kantor hyungnya.

----

Sulli's house

Taemin memandang Sulli yang memejamkan matanya di sofa tepat di hadapan Taemin. Mengambil pisau lipat di saku jaketnya dan menggoreskan benda tersebut dengan asal di pipi Sulli. Hei, kenapa Sulli tidak berteriak? Tantu saja karna obat bius yang Taemin berikan sebelum ini karna ia tidak ingin permainannya diganggu oleh teriakan Sulli.

"ini untuk kebohonganmu" menyayat bibir mungil Sulli dengan pisau tajamnya "ini untuk tatapan yang sering menyakitiku" mengiris bola mata Sulli yang sebelumnya sudah dikeluarkan oleh Taemin "ini untuk udara kotor yang sering kau hirup" menusukkan pisaunya ke hidung Sulli "dan ini untuk semua pengkhianatan yang kau berikan padaku" ucap Taemin setengah berteriak bersiap untuk menghujamkan pisau tajamnya ke dada kiri Sulli.

SRET

Sebuah lengan kekar menahan lengan kurus Taemin, tak sadar siapa yang menahan lengannya, dengan emosi, Taemin langsung mendorong lengan kekar tersebut dengan kasar lalu kembali berusaha menghujamkan pisau tajamnya ke dada kiri Sulli.

JLEB
seringai muncul di bibir plum Taemin

DUK

"ARGHHH!!"
Taemin menoleh karna mendengar pekikan tersebut dan langsung kaget ketika melihat hyungnya yang terantuk pinggiran meja kayu dengan sangat keras. Taemin langsung menghampiri Minho
"hyung, mianhaeyo" lirih Taemin sambil mengangkat kepala Minho ke pangkuannya
"kau sudah puas?"
"siapapun yang menyakiti salah satu dari kita harus mati dan jatuh di neraka. Aku sudah menyakitimu dan..." ucap Taemin sembari memecahkan vas bunga dan mengarahkan pecahannya ke pergelangan tangan kirinya. Minho segera mencegahnya
"sebentar lagi polisi akan datang. Menyerahlah dan berubah demi aku, Tae. Kita akan hidup bahagia seperti dulu lagi" lirih Minho

Taemin menangis dan mengangguk. Tak lama kemudian polisi datang membawa Minho ke rumah sakit dan Taemin ke kantor polisi


END


Notes :
·         Namja : Laki-laki
·         Yeoja : Perempuan
·         Namdongsaeng : Adik laki-laki
·         Namjachingu : Kekasih laki-laki
·         Neomu appo : Sangat sakit
·         Neomu paboya : Sangat bodoh
·         Baka : Bodoh
·         Molla : Tidak tau
·         Noona : Perempuan yang lebih tua (yang memanggil laki-laki)
·         Appa : Ayah
·         Umma : Ibu
·         Mianhaeyo : Maaf
          kamsahamnida : terima kasih

Jeongmal kamsahamnida yeoreobun~ ^^;;

Why So Serious, guys? Kkk~

By : Yola Yulianingsih


Psikopat (psychopath)

Psikopat secara harfiah berarti sakit jiwa. Psikopat berasal dari kata psyche yang berarti jiwa dan pathos yang berarti penyakit. Pengidapnya juga sering disebut sebagai sosiopat karena perilakunya yang antisosial dan merugikan orang-orang terdekatnya.
Psikopat tak sama dengan gila (skizofrenia/psikosis) karena seorang psikopat sadar sepenuhnya atas perbuatannya. Gejalanya sendiri sering disebut dengan psikopati, pengidapnya seringkali disebut orang gila tanpa gangguan mental. Menurut penelitian sekitar 1% dari total populasi dunia mengidap psikopati. Pengidap ini sulit dideteksi karena sebanyak 80% lebih banyak yang berkeliaran daripada yang mendekam di penjara atau di rumah sakit jiwa, pengidapnya juga sukar disembuhkan
Dalam kasus kriminal, psikopat dikenali sebagai pembunuhpemerkosa, dan koruptor. Namun, ini hanyalah 15-20 persen dari total psikopat. Selebihnya adalah pribadi yang berpenampilan sempurna, pandai bertutur kata, mempesona, mempunyai daya tarik luar biasa dan menyenangkan.

Ciri-ciri seorang psikopat :

  1. Sering berbohong, fasih dan dangkal.
  2. Egosentris dan menganggap dirinya hebat.
  3. Tidak punya rasa sesal dan rasa bersalah. Meski kadang psikopat mengakui perbuatannya namun ia sangat meremehkan atau menyangkal akibat tindakannya dan tidak memiliki alasan untuk peduli.
  4. Senang melakukan pelanggaran di waktu kecil.
  5. Sikap acuh tak acuh terhadap masyarakat.
  6. Kurang empati. Bagi psikopat, memotong kepala ayam dan memotong kepala orang tidak ada bedanya.
  7. Psikopat juga teguh dalam bertindak agresif, menantang nyali dan perkelahian, jam tidur larut dan sering keluar rumah.
  8. Impulsif dan sulit mengendalikan diri. Tidak ada waktu bagi seorang psikopat untuk menimbang baik-buruknya tindakan yang akan mereka lakukan dan mereka tidak peduli pada apa yang telah diperbuatnya atau memikirkan tentang masa depan. Pengidap juga mudah terpicu amarahnya akan hal-hal kecil, mudah bereaksi terhadap kekecewaan, kegagalan, kritik dan mudah menyerang orang hanya karena hal sepele.
  9. Tidak mampu bertanggung jawab dan melakukan hal-hal demi kesenangan belaka.
  10. Manipulatif dan curang. Psikopat juga sering menunjukkan emosi dramatis walaupun sebenarnya mereka tidak sungguh-sungguh. Mereka juga tidak memiliki tanggapan fisiologis yang secara normal diasosiasikan dengan rasa takut seperti tangan berkeringat, jantung berdebar, mulut kering, tegang, ataupun gemetar. Pengidap psikopat tidak memiliki perasaan tersebut, karena itu psikopat seringkali disebut dengan istilah “dingin”.
  11. Hidup sebagai parasit karena memanfaatkan orang lain untuk kesenangan dan kepuasan dirinya.
  12. Biasanya sangat cerdas dan mungkin paling cerdas ketika dibandingkan dengan anak-anak yang lain.
  13. Biasanya banyak mengetahui sesuatu yang tidak diketahuinya dan marah jika orang lain menyalahkannya (merasa paling benar, dan biasanya anggapanya itu memang benar).
  14. Mengetahui sesuatu yang tidak diketahui. Biasanya banyak yang benar dan sangat sedikit sekali yang salah.
  15. Memiliki perkiraan dengan akurasi yang tinggi (perkiraannya jarang salah dan kebanyakan adalah benar atau benar semuanya).

By : Yola Yulianingsih
sumber : wikipedia

Saturday, November 23, 2013

Sejarah

Proklamasi Kemerdekaan dan Pembentukan Pemerintahan Indonesia


A. Upaya Persiapan Kemerdekaan Indonesia
  1. Kekosongan Kekuasaan
           Jepang terjun sebagai Negara imperialis mengikuti jejak bangsa barat. Hal ini di awali dengan penghancuran pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Pearl Harbour, Hawaii. Setelah hancurnya Pearl Harbour Jepang semakin leluasa dalam gerakan imperialisnya. Dalam menghadapi gerakan jepang, negara barat membentuk suatu pasukan gabungan yang disebut Front ABCD (America, British / Inggris, China, Dutch / Belanda). Dari pembentukan front ini tidak bisa membuahkan hasil apapun untuk menekan gerak Jepang. Namun, pada pertempuran di Laut Karang tanggal 7 Mei 1945 pasukan jeang mengalami kekalahan yang luar biasa.
            Sejak dari kekalahan di Laut Karang, posisi Jepang sangat terdesak di Asia Pasifik. Dan puncaknya adalah pengeboman Kota Hiroshima dan Nagasaki pada tanggal 6 dan 9 Agustus 1945 oleh Amerika Serikat. Hancurnya kota andalan Jepang tersebut membuat Jepang menyerah kepada sekutu tanpa syarat pada tanggal 14 Agustus !945. Sementara itu, pemerintahan pendudukan Jepang di wilayah Indonesia sudah tidak menjalankan perannya lagi. Di tanggal itu pula Indonesia mengalami vacuum of power atau kekosongan kekuasaan. Dan keadaan ini baik untuk Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya.


  1. Perbedaan Pendapat Dan Peristiwa Rengasdengklok
            Perbedaan pendapat terjadi ketika para pemuda yang melihat kekosongan kekuasaan di Indonesia ingin segera di proklamirkan mengenai wilayah Indonesia. Namun, pada golongan tua menolak untuk segera memerdekakan diri dengan cara sendiri. Golongan tua berpendapat bahwa kemerdekaan Indonesia harus dilaksanakan melalui revolusi secara terorganisasi. Hal ini memicu perbedaan pendapat mengenai masalah kemerdekaan antara golongan tua dan golongan muda.
            Perbedaan pendapat mengenai cara pelenpasan diri dari Jepang mendorong pemuda untuk membawa Soekarno-Hatta (golongan tua) ke Rengasdengklok tanggal 16 Agustus 1945, agar jauh dari pengaruh pemerintah pendudukan Jepang. Rengasdengklok dipilih karena berada jauh dari jalan raya utama Jakarta-Cirebon. Di samping itu mereka dengan mudah dapat mengawasi tentara Jepang yang hendak datang ke Rengas dengklok. Setelah perundingan di daerah Rengasdengklok tersebut tercapai bahwa proklamasi Indonesia akan dilakukan setelah tercapai kesepakatan antara golongan tua dan golongan muda yang berisikan tentang kesepakatan bahwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia harus dilaksanakan di Jakarta.


B. Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
  1. Perumusan Naskah Proklamasi Dan Pembacaan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
            Dalam perumusan naskah proklamasi itu Ir. Soekarno membuat suatu konsep dan kemudian disempurnakan dengan paendapat dari Drs. Moh Hatta dan Ahmad Soebardjo. Saat menjelang subuh naskah proklamasi berhasil diselesaikan. Ketika naskah proklamasi selesai dibuat timbul masalah mengenai penandatanganan teks proklamasi tersebut. Sukarni sebagai wakil dari golongan muda mengusulkan agar yang menandatangani naskah proklamasi adalah Soekarno-Hatta atas nama bangsa Indonesia. Usul Sukarni itu disetujui dengan baik para hadirin yang menyaksikan dalam pembuatan naskah proklamasi. Setelah mendapat persetujuan dari para hadirin, maka Soekarno meminta Sayuti Melik untuk mengetik sesuai dengan naskah tulisan tangannya yang telah mengalami perubahan-perubahan yang telah disepakati.
            Soekarno menganggap bahwa apabila proklamasi kemerdekaan Indonesia dilaksanakan di Lapangan Ikada dikawatirkan akan mengalami kegagalan akibat terjadinya bentrokan antara rakyat Indonesia dengan pihak Jepang. Oleh karena itu, disepakati bahwa pembacaan proklamasi kemerdekaan Indonesia dilaksanakan di depan rumah Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta, pada hari Jumat 17 Agustus 1945 pikul 10.00 WIB (pertengahan bulan Ramadhan).


  1. Makna Proklamasi Bagi Bangsa Indonesia
            Tesk proklamasi kemerdekaan Indonesia itu merupakan pernyataan untuk merdeka atau membebaskan diri dari segala bentuk penjajahan bangsa atas bangsa dan negara Indonesia. Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan jembatan emas yang menghubungkan dan menghantarkan bangsa Indonesia dalam mencapai masyarakat baru, yaitu kehidupan yang bebas tanpa tekanan dan ikatan. Proklamasi adalah seruan yang bersifat legal (berdasarkan hukum) dan resmi. Oleh karena itu, proklamasi kemerdekaan Indonesia dapat dijadikan seagai tonggal pembaharuan kehidupan bangsa Indonesia di segala bidang kehidupan.


C. Penyebarluasan Berita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
  1. Penyebarluasan Berita Proklamasi Dan Dukungan Rakyat Terhadap Proklamasi
            Sambutan dan dukungan terhadap proklamasi cukup luas dikalangan masyarakat Indonesia. Berita proklamasi disiarkan  melalui jaringan radio yang telah dikuasai oleh Jepang, kantor berita Jepang,  Domei dapat dikacaukan hingga berita kemerdekaan Indonesia dapat tersebar ke luar negeri melalui jaringan Jepang sendiri. Selain dari media radio, pemberitaan kemerdekaan Indonesia juga tersebar melalui surat kabar, yaitu surat kabar Tjahaja yang terbit di Bandung dan Soeara Asia di Surabaya. Pemberitaan mengenai kemerdekaan Indonesia menyebar ke seluruh pelosok Jawa, kemudian menyeberang menuju ke Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Maluku. Tidak berhenti pada radio dan surat kaba, pemberitaan Proklamasi Kemerdekaaan Indonesia juga disebarkan melalui selebaran-selebaran.
            Dukungan rakyat juga terbentuk dalam berbagai peristiwa seperti berikut:
a.      Rapat Raksasa di Lapangan Ikada
Peristiwa ini terjadi pada tanggal 19 Agustus 1945 yang dipelopori oleh Komite Aksi Menteng 31 dengan tujuan agar pemimpin bangsa Indonesia dapat berbicara langsung di hadapan rakyat Indonesia.
b.      Pernyataan Sri Sultan Hamengku Buwono IX
Setalah Indonesia merdeka, UUD 1945 disahkan sebagai UUD negara Republik Indonesia Merdeka oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945. Dalam upaya mewujudkan negara Republik Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur, Sri Sultan Hamengku Buwono XI sebagai Sultan Ngayokyakarto Hadiningrat memberikan dukungan terhadap proklamasi Indonesia. Melalui pernyataan Sri Sultan Hamengku Buwono XI yang menyatakan bahwa negeri Ngayokyakarto Hadiningrat bergabung dengan Negara Republik Indonesia dengan status daerah keistimewaan karena bersifat Kerajaan. Pernyataan Sri Sultan Hamengku Buwono XI itu mendapat sambutan dari seluruh rakyat Indonesia untuk memberikan dukungn serta mempertahankan kedaulatan negara Republik Indonesia.


  1. Tindakan-tindakan Heroik di Berbagai Kota
Semantara itu di seluruh daerah kekuasaan Republik Indonesia terjadi perebutan kekuasaan, baik secara kekerasan atau dengan cara perundingan. Tindakan-tindakan bangsa Indonesia dalam merebut kekuasan dari tangan Jepang dilakukan dengan merebut tempat-tempat yang dianggap penting dan merebut persenjataan. Daerah-daerah tersebut sebagai berikut:
a.      Surabaya
Selama bulan Septembaer terjadi perebutan senjata di gudang mesiu Don Bosco dan Markas Pertahanan di Jawa Timur, serta pabrik-pabrik besar di kota dan Pangkalan Angkatan Laut Jepang. Pada tanggal 22 September terjadi Insiden bendera di Hotel Yamato, yaitu sebuah insiden ketika orang Belanda bekas tawanan Jepang menduduki hotel itudengan bantuan sekutu. Orang-orang Belanda mengibarkan bendera Belanda di puncak tiang Hotel Yamato. Keadaan itu memancing kemarahan pemuda Indonesia. Beberapa orang pemuda akhirnya memanjat atap hotel dan menurunkan bendera Belanda dengan menyobek warna biru serta menaikkan kembali bendera Merah Putih.
b.      Yogyakarta
Perebutan kekuasaan diaderah Yogyakarta dilakukan secara serentak dimulai tanggal 26 September 1945. Sejak pukul 10.00 pagi semua pegawai instansi pemerintahan dan perusahaan yang dikuasai oleh Jepang menyerahkan kekuasaan kepada pemerintah Republik Indonesia. Pada tanggal 27 September 1945, KNI (Komite Nasional Indonesia) daerah Yogyakarta mengumumkan bahwa kekuasaan di daerah itu telah berada di tangan pemerintahan Republik Indonesia.
c.       Semarang
Pada tanggal 14 Oktober 1945, 400 orang tawanan Jepang dari pabrik gula Cipiring diangkut oleh pemuda Indonesia ke Semarang dengan rencana untuk menawannya di penjara Bulu.  Dalam perjalanan, sebagian tawanan itu berhasil melarikan diri dan meminta perlindungan kepada Batalion Kido.
Para pemuda menjadi marah dan melakukan perebutan serta pendudukan terhadap kantor pemerinthan Jepang di Indonesia. Pasukan Jepang ditangkap dan ditawan. Namun, pada keesokan harinya pasukan Jepang melakukan penyerbuan ke Semarang. Terjadilah pertempuran lima hari di Semarang. Korban yang jatuh diperkirakan 990 orang dari kedua belah pihak.

D. Proses Pembentukan Negara Dan Pemerintahan Beserta Kelengkapannya
1.  Pengesahan UUD 1945 dan Pemilihan Presiden
Pada tanggal 18 Agustus 1945, PPKI mengadakan siding untuk pertama kalinya dengan keputusan mengesahkan dan menetapkan UUD 1945 dan memilih Presiden dan Wakil Presiden. Siding ini adalah kelanjutan sidang BPUPKI pada tanggal 10-16 Juli 1945 yang membahas masalah Rancangan Undang-undang dasar. Pada waktu sidang PPKI membahas Bab III rancangan UUD 1945, Otto Iskandardinata mengusulkan agar sekaligus memilih presiden dan wakil presiden. Ia mengusulkan Soekarno menjadi presiden, dan Moh Hatta sebagai wakil presiden. Ternyata ususl tersebut diterima secara bulat dan disambut dengan upacara menyanyikan lagu Indonesia Raya sebanyak dua kali.

    2. Pembentukan Lembaga-Lembaga Negara

Pada hari Minggu tanggal 19 Agustus 1945, PPKI melanjutkan sidangnya. Presiden Soekarno menunjuk Mr. Ahmad Subarjo, Sutarjo Kartohadikusumo, dan Mr. Kasman untuk membentuk panitia kecil dan rapat dipimpin oleh Otto Iskandardinata.
Tanggal 19 Agustus 1945 Soekarno, Moh. Hatta, Mr. Sartono, Suwirjo, Otto Iskandardinata, Sukarjo Wirjopranoto, dr. Buntara, Mr.A.G Pringgodigdo, Sutarjo Kartohadikusumo, berkumpul untuk membahas orang-orang yang akan diangkat menjadi anggota KNI (Komite Nasional Indonesia Pusat). Komite ini bertugas untuk membantu MPR dan DPR.
Pada tanggal 22 Agustus 1945 rapat PPKI dilanjutkan. Dan menghasilakan keputusan sebagai berikut:
1.      KNI adalah badan yang akan berfungsi sebagai DPR sebelum pemilihan umum diselenggarakan dan disusun dari tingkat pusat hingga daerah.
2.      PNI dirancang menjadi partai tunggal negara republic Indonesia, namun dibatalkan.
3.      BKR berfungsi sebagai penjaga keamanan akhirnya dibentuk dan diketuai oleh Kasman Singodimedjo dan Suwirjo sebagai sekertaris.


  3.   Pembentukan Lembaga Pemerintahan di Berbagai Daerah
Dalam konstitusi disebutkan bahwa bentuk negara Republik Indonesia sesuai dengan yang tercantum di dalam pasal 1 ayat 1 UUD 1945 adalah negara kesatuan. Konsekuensi dari dibentuk negara kesatuan adalah hanya ada satu pemerintahan (pusat) yang memiliki kekuasaan dan wewenang untuk mengatur dan mengurus pemerintahan negara. Oleh karena itu, pada sidang lanjutan PPKI tanggal 19 Agustus 1945 dibahas mengenai pembagian wilayah Republik Indonesia menjadi 8 provinsi dengan wilayah seluruhnya meliputi wilayah bekas kekuasaan atau daerah jajahan Hindia Belanda dari Sabang sampai Merauke.
Masing-masing provinsi diperintah oleh kepala daerah dengan jabatan Gubernur. Sesuai dengan pasal 18 UUD 1945 bahwa seorang kepala daerah diberikan wewenang dalam menyelenggarakan pemerintahannya sendiri namun tetap dalam ikatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam membantu pemerintahannya, Gubernur diberi wewenang membuat perangkat-perangkat pemerintahan dan aturan daerah sebagai pelengkap dalam menjalankan tugas pemerintahan atasa daerah yang dikuasainya. Perangkat-perangkat daerah tersebut mempunyai tugas dan wewenang yang telah diatur berdasarkan perundang-undangan pusat.


Sumber: Wikipedia
By: Yunita

Thursday, November 21, 2013


Cerpen

This is My Story

Sebelum bersekolah di SMA Budi Luhur, aku bersekolah di SMP 176 Jakarta. Awal masuk sekolah aku berkenalan dengan seorang cewek. Cewek itu bernama Tri Wahyuni Suharyati yang akrab di sapa Yuni. Sepanjang hari di sekolah, aku selalu bermain bersama dia. Dia adalah teman yang baik. Dia sangat mudah bergaul, dan dia adalah cewek yang  pandai.
Suatu hari, aku sedang ada tugas bahasa inggris. Aku pun bertanya kepadanya karena aku tahu bahwa dia pintar bahasa inggris.
“ Yuni, ini gimana cara ngerjainnya?”  tanya aku padanya.
“ Aku ga tau, kamu tanya yang lain aja.” jawab yuni.
Sejenak aku mulai termenung dengan ucapan Yuni, apa dia tidak menganggapku teman lagi. Sehingga dengan mudah dia menjawab seperti itu. Padahal dia mengerti bagaimana cara mengerjakannya. Sejak kejadian itu, aku perlahan mulai menjauhinya. Aku juga tidak mau berbicara dengannya. Bahkan aku pun tidak mau menyapanya. Aku sudah terlanjur marah padanya. Akhirnya, aku mulai mencari teman baru. Dan aku berkenalan dengan seorang cewek bernama Aditya Dwi. Akrab disapa Dita.
“ Hey, boleh kenalan gak? Aku Zulia. Kamu siapa?” sapa aku pada Dita.
“ Hey juga. Boleh kok. Aku Aditya, akrab di panggil Dita.” jawab Dita
Aku dan Dita berteman baik. Dita adalah seorang teman yang baik. Dia tidak pelit dan dia mau mengajarkan aku jika aku tidak mengerti apa yang disampaikan guru di kelas. Setiap hari kami selalu bersama. Selalu berangkat dan pulang sekolah bersama. Terkadang aku yang menjemputnya. Aku dan dia selalu menghabiskan waktu bersama. 
Pada suatu hari, kami diberi tugas untuk membuat mading di sekolah.  Kami berdua menjadi satu kelompok. Kami mengerjakan tugas itu bersama-sama. Kami membeli bahan-bahannya bersama. Kami membuat designnya bersama. Hingga hasilnya pun sangat memuaskan. Kelompok kami pun menjadi juara 1 membuat mading antar kelas dengan tema “Hari Pendidikan”.
Hingga pada suatu ketika, ujian kenaikan kelas pun tiba. Dita naik ke kelas 8 C sedangkan aku naik ke kelas 8 D. Awalnya kita tetap saling bersama. Tetapi seiring berjalannya waktu, kami semakin menjauh. Dita seorang yang mudah marah, dan aku selalu buat salah. Saat pulang sekolah, aku lupa menjemputnya di kelas karena aku pulang bersama teman-teman di kelas 8 D. Keesokan harinya, Dita tidak ingin berbicara dengan ku lagi karena dia marah aku sudah meninggalkannya. 
Lambat laun masalah itu terus berkelanjutan. Dita semakin menjauhi ku. Dia lebih memilih bermain dengan teman-teman barunya  di kelas 8 C. Dia sudah melupakanku dan melupakan pertemanan kita dulu. Dia sudah tidak mau pulang bersama ku lagi.
 Karena dia bertindak seperti itu, dan aku pun lelah mendekatinya kembali dengan hasil kosong. Aku pun mulai bermain dengan teman-temanku di kelas 8D. Aku bermain dengan Yuni yang dulu aku jauhi karena dulu aku berpikir bahwa dia itu jahat. Ternyata aku salah. Setelah kami  semakin dekat, aku pun baru menyadari bahwa Yuni tidak seperti yang aku kira. Yuni itu teman yang baik, berpikir luas dan tidak mudah marah seperti Dita. Dia sangat humoris, aku pun nyaman bermain dengannya.
Aku dan dia selalu bermain bersama, pulang sekolah bersama, mengerjakan tugas bersama, dan praktikum bersama. Aku dan dia sering duduk bersama jika teman sebangku kami tidak masuk sekolah. Atau kami bertukar tempat dengan teman sebangku kami agar aku dan Yuni duduk bersama.
Aku dan dia sering curhat tentang orng yang kami sukai di kelas 8. Saat itu, Yuni menyukai seorang cowok bernama Bagus. Dan aku menyukai seorang cowok bernama Alby. Yuni memberikan perhatian lebih pada Bagus. Tetapi bagus tidak kunjung  “peka”  dengan semua perhatian yang Yuni berikan. Sedangkan aku yang suka dengan Alby tidak terlalu menunjukan bahwa aku suka dengannya. Alby adalah cowok yang manis, baik, pintar, lucu, tetapi dia sangat pendiam.
Karena aku dan Yuni sering sekali main ledek-ledekan . Pada akhirnya para cowok pun mengetahui. Memang mereka para cowok mengetahui rasa suka kami. Tetapi rasa suka kami tidak terbalaskan. Kami pun mencoba melupakan mereka.
Selama kurang lebih 11 bulan kami di kelas 8. Ujian semester 2 pun tiba. Aku naik ke kelas 9C, sedangkan Yuni naik ke kelas 9A. Meskipun kami beda kelas, kami tetap selalu bersama. Kemanapun kami selalu bersama biarpun terkadang salah satu antara kami harus menyelesaikan tugas di kelas kami tetap saling menunggu.
Beberapa minggu kemudian, aku dikenalkan dengan beberapa orang teman di kelasnya. Dan salah seorang temannya yang juga teman lamaku di saat aku SD. Nama cewek yang dulu menjadi temanku sewaktu SD adalah Dika. Dan yang lainnya aku tidak mengenal mereka sebelumnya.
“ Zul, nih kenalin teman aku di kelas, baik kok anaknya.” ujar Yuni dengan menggandeng tangan teman barunya.
“ Oh, iya Yun. Kenalin aku Zulia. Kamu ?” jawabku sambil mengangkat tanganku di hadapan temannya.
“ Aku Atika, panggil aja Tika.” jawab teman baru Yuni itu.
“ Nih ada satu lagi. Pacarnya Jae tuh Zul.” sahut Yuni setelah melihat aku dan Tika berjabat tangan.
“  Hai, aku Sarah.” jawab temannya yang satu lagi.
“ Hai juga, aku Zulia.” sahut aku atas perkenalannya itu.
Yuni juga mengenalkan satu temannya sejak dia SD. Nama temannya itu Dian. Dia baik, lucu, meski terkadang dia alay. Tapi dia tetap teman yang baik menurut ku.
Sejak perkenalan itu, kami pun menjadi teman baik. Kemanapun kami pergi selalu bersama. Pada akhirnya, aku, Yuni, Tika, Dika, Dian dan Sarah bersahabat. Hingga pada suatu hari, Yuni bercerita pada kami bahwa di kelasnya ada seorang cowok yang disukainya. Nama cowok itu Ardea. Ardea itu cowok yang baik, lucu tetapi tetap saja semua cowok itu sama, sama-sama tidak “Peka”.
Berkali-kali aku, Dika, Tika dan Sarah mengejeknya dengan frontal memberitahu bahwa Yuni menyukainya. Tapi tanggapannya hanya datar saja.
“ Apaan sih lo. Gosip aja lo.” jawab Ardea dengan raut wajah yang datar.
“ Tau nih, apaan sih kamu pada, jangan frontal kenapa ih, gaenak sama Ardeanya.” tambah Yuni atas jawaban dari Ardea.
“ Yaelah, gausah malu-malu. Kalau emang suka mah bilang Yun, ntar keburu diambil orang baru nyesel.” ujar Tika.
Beberapa hari kemudian, kami mengetahui bahwa Ardea sudah memiliki pacar. Pacarnya itu adik kelas kami. Kami mengenal baik pacarnya itu. Mendengar hal itu, Yuni tetap saja menyukai cowok itu. Hingga pada saat UN tiba, Yuni tetap saja memberikan perhatiannya pada cowok itu. Setelah UN, seluruh anak kelas 9 mengadakan perpisahan sekolah. Tujuan kami ke sebuah tempat yang sangat indah. Tujuan pertama kami yaitu Ciwidey di daerah Bandung.
Disana kami menginap di beberapa vila yang telah disiapkan oleh para panitia. Aku dan teman-temanku berpisah disana. Karena kami berbeda kamar. Aku satu kamar dengan sahabatnya Ardea yang juga pernah menjadi pacarnya Ardea. Nama sahabatnya itu Lidyawati yang biasa di sapa Lilid. Di kamar itu aku juga sekamar dengan teman-teman Lilid.
Malam pun tiba, kami seluruh rombongan berkumpul di sebuah kolam yang disediakan disertai api unggun di tengah-tengah taman. Disana aku dan Yuni melihat Ardea memakan semangkuk bakso bersama Lilid. Lilid disuapi bakso oleh Ardea. Melihat kejadian itu, aku dan Yuni memotret saat kejadian itu.
“ Yun, foto Yun foto. Bakal jadi berita hot nih.” aku mengajak Yuni untuk memotret kejadian itu.
“ Ide bagus tuh, ayulah foto, HP mana HP.” sahut Yuni dengan cepat.
Setelah memotret kejadian itu, aku menyimpan foto mereka di memori kameraku. Suasana semakin larut, kami beserta rombongan segera kembali ke kamar. Setelah sampai di kamar masing-masing kelompok, aku mendengarkan perbincangan antar Lilid dengan teman-temannya.
            “ Lid, gimana tadi disuapin Ardea?” tanya salah satu temannya.
            “ Aapaan sih lu, seneng sih, hahaha.” jawab Lilid
“ Terus gimana? Lu masih ada feeling sama dia?” sahut temannya yang lain.
“ Kayaknya sih iya nih. Gua masih suka sama dia.” jawab Lilid
Mendengar perkataan  Lilid itu, dengan cepat aku mengirim pesan melalui BBM (BlackBerry Messanger) ke Yuni.
Waktu semakin larut. Kami pun tertidur lelap. 
Sinar mentari mulai menyinari setiap jendela kamar kami. Kami segera bersiap-siap untuk melanjutkan perjalanan perpisahan kami. Tujuan kami selanjutnya adalah Danau Situpatengan. Seluruh rombongan berkumpul di aula untuk sarapan pagi. Setelah selesai sarapan bersama, kami bergegas untuk menuju bis di parkiran. Sebelum masuk bis, aku dan Yuni membeli sebuah cendramata berupa celengan lukis yang dapat diukir nama pembelinya.
Saat kami membelinya, Yuni ditemani oleh Ardea. Ardea menunggu Yuni hingga selesai mengukir celengan lukisnya itu.
Setelah selesai, kami segera masuk bis dan melanjutkan perjalanan kami ke Danau Situpatengan. Beberapa jam perjalanan, akhirnya kami pun sampai di Danau Situpatengan. Disana kami berfoto-foto karena pemandangannya sangat indah. Kami naik ke atas batu besar dan memotret semua hal yang kami anggap itu indah dan tidak ada di Jakarta.
Tidak sadar hari sudah semakin sore, kami beserta rombongan segera membeli oleh-oleh untuk keluarga di rumah dan segera kembali ke bis untuk perjalanan pulang ke Jakarta. Di sana, aku dan Yuni membeli sebuah tas yang sama. Warna dan modelnya sama. Dan kami juga membeli celana panjang yang sama.
Setelah berkeliling untuk membeli oleh-oleh, kami kembali ke bis. Menunggu semua rombongan siap, ternyata salah seorang anak kehilangan HPnya. Kami mencarinya bersama-sama. Disana ada seorang preman yang ternyata dia lah yang mengambil HP salah seorang rombongan kami. Kami sangat ketakutan karena pereman itu membawa batu besar untuk di lemparkan kearah kami.
Beberapa saat kemudian, salah satu guru kami meminta agar pereman itu mau berdamai. Awalnya pereman itu tidak mau. Namun, beberapa saat kemudian, setelah guru kami membujuknya, pereman itu pun akhirnya mau berdamai.
Setelah kejadian itu, kami langsung kembali ke dalam bis untuk melanjutkan perjalanan pulang. 
Setelah sampai di Jakarta, aku mengirim pesan kepada pacar Ardea. Isi dari pesannya adalah “ hey Alma (nama pacar Ardea), lu mau tau ga apa yang dilakuin Ardea waktu kita perpisahan?”
Pacar Ardea menjawab pesan dari aku itu.
“ Emang Ardea ngapain kak? Dia macem-macem?” jawab pacar Ardea terhadap pesan yang dikirim oleh ku.
“ Ardea pas di kolam suap-suapan bakso sama Lilid. Terus Lilid bilang dia masih suka sama Ardea.” Balas ku.
“ Ardea apa-apaa si kak, udah tau aku disini lagi sakit. Sekarang aku lagi berobat di Singapura.” balas pacar Ardea.
“ Loh emang kamu sakit apa dek?” jawab ku.
“ Aku sakit kanker lambung kak. Minta doanya ya kak, bilangin Ardea jangan kaya gitu. Suruh Ardea BBM aku kak.” jawab pacar Ardea.
“ Ya Allah. Semoga cepet sembuh ya dek. Iya nanti aku suruh Ardea BBM kamu.” jawab ku.
“ Makasih ya kak.” jawab pacar Ardea. 
Pembicaraan mereka berhenti. Aku pun mengirim pesan kepada Ardea.
Keesokan harinya, Lilid dan Ardea menemui kami. Mereka memarahi kami. Mereka mengira kami memberi berita yang salah kepada Alma pacar Ardea. Lilid yang menangis-nangis dihadapanku dan aku hanya tersenyum dengan heran. Dan mereka pun mengakui kesalahan mereka saat di vila. Lilid mengakui bahwa dia masih suka dengan Ardea. Ardea pun terkejut dan mulai menjauhi Lilid. Dan mereka meminta maaf pada aku dan Yuni.
Sejak kejadian itu, Yuni mulai melupakan rasa sukanya pada Ardea.
Setelah pengumuman kelulusan, aku, Yuni, Tika, Sarah, dan Dika tetap menjadi sahabat dan akan selalu menjadi sahabat. Kami membuat kelompok sahabat kami dengan nama “ADDSYZ” yang merupakan singkatan-singkatan dari nama kami. Hingga detik ini dan seterusnya kami tetap menjadi sahabat. Kami tetap berkumpul bersama meskipun sekarang kami semua berbeda-beda sekolah. Kami tetap saling kabar mengabari. Tetap bermain, mengerjakan tugas sekolah dan lain sebagainya bersama.
Terima kasih kawan. Kalian telah memberika semua lukisan cerita masa-masa SMP kita dahulu. Semua itu tidak akan terlupakan bahkan aku tulis cerita kita dalam lembaran-lembaran cerita pendek ini.
Semoga kita terus dan tetap akan menjadi “SAHABAT”

by  :   Zulia Fernika Dewi

Monday, November 18, 2013

Kepribadian Ganda

Kepribadian ganda adalah pemecahan kepribadian atau biasa disebut dengan alter ego, merupakan suatu keadaan dimana kepribadian individu terpecah sehingga muncul kepribadian yang lain. Dan kepribadian itu biasanya merupakan ekspresi dari kepribadian utama yang muncul karena pribadi utama tidak dapat mewujudkan hal yang ingin dilakukannya.

Dalam bahasa yang lebih sederhana dapat dikatakan bahwa ada satu orang yang memiliki pribadi lebih dari satu atau memiliki dua pribadi sekaligus. Terkadang si penderita tidak tau bahwa ia memiliki kepribadian ganda. Dua pribadi yang ada dalam satu tubuh ini juga tidak mengenal dan kadang-kadang dua pribadi ini saling bertolak belakang sifatnya.

Umumnya kepribadian ganda terjadi karena disebabkan oleh beberapa faktor penyebab, diantaranya berasal dari keluarga yang broken home, mendapat perlakuan kasar di masa kecil seperti pelecehan seksual, kekerasan fisik, dll.

Ciri-ciri orang yang memiliki kepribadian ganda yang didapat dari Tribunnews sebagai berikut
  • Pengidapnya memiliki dua atau lebih kepribadian yang berbeda.
  •   Kepribadian-kepribadian ini secara berulang mengambil alih perilaku orang tersebut atau disebut dengan switching.
  •   Pengidapnya memiliki ketidakmampuan untuk mengingat informasi penting yang berhubungan dengan dirinya.
  •  Gangguan-gangguan yang terjadi pada pengidapnya tidak disebabkan karena efek psikologis dari substansi, seperti alcohol, obat-obatan, atau karena kondisi media seperti demam.
by : yola yulianingsih
sumber : wikipedia

Sistem Peredaran Darah pada Manusia

Peredaran darah kecil yaitu peredaran darah yang dimulai dari jantung (bilik kanan) melaluli arteri pulmonalis menuju ke paru-paru, kemudian melalui vena pulmonalis kembali ke jantung (serambi kiri).
Peredaran darah besar yaitu peredaran darah dari jantung (bilik kiri) melalui aorta menuju ke seluruh tubuh, kemudian melalui vena cava kembali ke jantung (serambi kanan).
1. Alat Peredaran Darah
a. Jantung
Jantung berperan sebagai pemompa dalam sistem peredaran darah. Dua rongga atas yang disebut dengan serambi (atrium) dan dua rongga bawah yang disebut bilik (ventrikel). Jantung memiliki tiga katup yaitu katup vena semilunair yang terletak pada pangkal aorta(arteri besar),
katup valvula bikuspidalis yang terletak antara bilik (ventrikel) kiri dan serambi (atrium) kiri, serta valvula trikuspidalis yang terletak antara bilik (ventrikel) kanan dan serambi (atrium) kanan.
Saluran yang keluar dari jantung disebut arteri. Arteri yang berhubungan langsung dengan jantung  yaitu Arteri pulmonalis dan Aorta. Arteri pulmonalis membawa darah kaya CO2 menuju paru-paru dan aorta adalah arteri terbesar yang mengalirkan darah dari jantung(bilik/ventrikel kiri) menuju ke seluruh tubuh.
 Saluran yang menuju ke jantung disebut vena. Pada jantung terdapat tiga buah vena yang berhubungan langsung dengan jantung atrium yaitu vena cava superior, vena cava inferior dan vena pulmonalis. Vena cava superior adalah vena yang membawa darah dari organ tubuh bagian atas menuju ke jantung, vena cava inferior adalah vena yang membawa darah dari organ tubuh bagian bawah menuju ke jantung dan vena pulmonalis adalah vena yang membawa darah kaya oksigen dari paru-paru menuju ke jantung.
Tekanan darah pada orang dewasa yang normal adalah 120/80 mmHg. Nilai 120 mmHg menunjukkan tekanan darah saat ventrikel berkontraksi disebut tekanan sistol. Nilai 80 mmHg menunjukkan tekanan darah saat ventrikel relaksasi disebut tekanan diastol.
Bilik (ventrikel) kiri mempunyai lapisan yang paling tebal karena berfungsi mengedarkan arah dari jantung ke seluruh tubuh. Dan yang kedua ketebalannya adalah bilik (ventrikel) kanan karena tugasnya lebih ringan yaitu memompakan darah menuju paru-paru.
b. Pembuluh Darah
Pembuluh darah terdiri dari pembuluh darah nadi (arteri), pembuluh balik (vena), dan kapiler.
1) Arteri, Arah alirannya meninggalkan jantung. Darah dalam arteri kaya akan oksigen kecuali arteri paru-paru, letak pembuluh ini agak dalam dari permukaan kulit
2) Arteriole, merupakan pembuluh darah kecil yang menghubungkan kapiler dengan arteri.
3) Kapiler, berupa saluran tipis yang memungkinkan terjadi pertukaran zat antara darah dengan sel jaringan tubuh. Pada saat darah berada di kapiler, terjadi pertukaran gas oksigen (O2) dan karbon dioksida (CO2). Oksigen dari darah berdifusi ke sel-sel tubuh sedangkan karbon dioksida dari selsel tubuh berdifusi ke dalam darah.
4) Venule, merupakan pembuluh darah kecil yang menghubungkan kapiler dengan vena.
5) Vena, berfungsi untuk mengalirkan darah dari kapiler menuju jantung. Dindingnya tipis dan kurang elastis. Arah aliran darah dalam vena menuju ke jantung. Darah di dalam vena kaya akan
CO2 kecuali vena paru-paru. Letak pembuluh vena dekat dengan permukaan kulit
2. Darah
Darah manusia berwarna merah karena mengandung hemoglobin. Hemoglobin berfungsi untuk mengankut oksigen  dan karbondioksida.
a. Plasma
merupakan bagian darah yang berupa cairan. Fungsinya mengangkut sari makanan ke seluruh tubuh. Selain itu di dalam plasma darah terdapat protein-protein yang mempunyai fungsi khusus. Protein dalam plasma antara lain berupa albumin  yang berfungsi untuk menjaga tekanan osmotik darah , globulin yang berfungsi membentuk antibodi, dan fibrinogen yang berfungsi untuk pembekuan darah. Bagian plasma darah yang berperan dalam sistem kekebalan disebut serum. Serum ini mengandung berbagai antibodi yang penting dalam sistem kekebalan tubuh.
b. Sel-Sel Darah
sel-sel darah merupakan bagian darah yang berupa padatan.yang terdiri dari :
1) Eritrosit(sel darah merah), berfungsi untuk mengangkut hemoglobin yang berperan sebagai pembawa oksigen dan karbon dioksida. Bentuk eritrosit bikonkaf dan tidak berinti. Eritrosit dibentuk di sumsum merah tulang pipa dan tulang pipih, Eritrosit yang telah tua dan rusak dirombak di dalam limpa.
2) Leukosit (sel darah putih), berfungsi dalam sistem pertahanan tubuh dan kekebalan, yaitu membunuh dan memakan mikroorganisme dan zat asing yang masuk ke dalam tubuh. Leukosit dibentuk di sumsum tulang dan kelenjar limfa. Bentuk leukosit tidak tetap karena bersifat amoeboid, diapedesis, dan fagositosis. Amoeboid artinya dapat bergerak bebas.  Diapedesis artinya dapat menembus dinding pembuluh kapiler. Fagositosis, yaitu dapat membunuh kuman dengan cara memakannya. Jumlah leukosit normal adalah 4.000 – 10.000 per mm3 darah. Saat terjadi infeksi, jumlahnya dapat melebihi 10.000 per mm3 darah yang disebut leukositosis. Jika kadar leukosit kurang dari 4.000 per mm3 disebut
menderita penyakit leukopenia. Misalnya karena infeksi penyakit AIDS. Jika kadar leukosit di atas 200.000 per mm3 disebut menderita kanker darah atau leukemia.
3) Trombosit, berperan dalam pembekuan darah ketika terjadi luka. Trombosit dibentuk di sumsum tulang belakang dan dapat hidup selama 8 hari. Bentuknya bulat atau lonjong dan tidak berinti. Skema Pembekuan darah :

Setiap komponen darah mempunyai fungsi tertentu, sehingga fungsi darah beraneka macam, yaitu sebagai berikut :
1) Sel-sel darah merah mengangkut oksigen dari paru-paru ke jantung dan ke seluruh tubuh.
2) Plasma darah, mengangkut sari makanan dari usus ke hati kemudian ke seluruh tubuh, urea dari hati ke ginjal untuk dikeluarkan bersama urin, dan hormon dari kelenjar endokrin ke seluruh tubuh.
3) Fagositosis, yaitu menelan kuman penyakit dan zat asing yang masuk dalam tubuh.
4) Limfosit menghasilkan antibodi untuk membunuh kuman dan antitoksin untuk menetralkan racun.
5) Melakukan pembekuan darah ketika terjadi luka. Yang berperan penting adalah trombosit.
6) Menjaga kestabilan suhu tubuh, yaitu berkisar pada 37°C walaupun suhu lingkungan berubah. Darah mampu menyebarkan energi panas secara merata ke seluruh tubuh.
3. Golongan Darah
Karl Landsteiner (1968 – 1947), seorang ahli dari Austria, menemukan cara penggolongan darah dengan sistem AB0. Menurut beliau, darah dapat dibedakan menjadi golongan darah A, B, AB, dan 0 (nol). Penentuan golongan darah berdasarkan kandungan Aglutinogen  (antigen) dan Aglutinin (antibodi) dalam darah. Aglutinogen merupakan protein dalam sel darah merah yang dapat digumpalkan oleh aglutinin. Ada dua jenis aglutinogen pada darah yaitu aglutinogen A dan aglutinogen B. Aglutinin merupakan protein di dalam plasma darah yang menggumpalkan aglutinogen. Aglutinin berfungsi sebagai zat antibodi. Terdapat dua macam aglutinin yaitu aglutinin α (alfa) dan aglutinin β (beta). Aglutinin α disebut juga serum anti A yang akan menggumpalkan aglutinogen A. Sedangkan aglutinin β disebut juga serum anti B yang akan menggumpalkan aglutinogen B.



Tranfusi darah adalah proses penyaluran darah dari orang satu ke orang yang lainnya. Donor berarti pemberi dalam tranfusi darah dan resipien berarti penerima dalam tranfusi darah.

 


Golongan darah 0 disebut donor universal, artinya secara teori dapat ditransfusikan ke semua golongan darah tanpa digumpalkan oleh resipien. Hal ini disebabkan karena golongan darah 0 tidak mengandung aglutinogen. Sedangkan golongan darah AB disebut resipien universal, karena secara teori dapat menerima transfusi darah dari golongan apa saja. Hal ini disebabkan karena golongan AB tidak mengandung aglutinin sehingga tidak akan menggumpalkan darah jenis apapun dari donor.

4. Sistem Peredaran Getah Bening
Fungsi sistem peredaran getah bening (limfa)adalah sebagai berikut :
1. Untuk sistem pertahanan tubuh.
2. Mengangkut kembali cairan tubuh, cairan plasma darah, sel darah putih yang berada di luar pembuluh darah, dan mengangkut lemak dari usus ke dalam sistem peredaran darah.
Cairan limfa mengandung sel-sel darah putih yang berfungsi mematikan kuman penyakit yang masuk ke dalam tubuh. Cairan ini keluar dari pembuluh darah dan mengisi ruang antarsel sehingga membasahi seluruh jaringan tubuh.
Pembuluh limfa mempunyai banyak katup dan terdapat pada semua jaringan tubuh, kecuali pada sistem saraf pusat. Kelenjar limfa berfungsi untuk menghasilkan sel darah putih dan menjaga agar tidak terjadi infeksi lebih lanjut.
Alat tubuh yang mempunyai fungsi yang sama dengan kelenjar limfa yaitu limpa dan tonsil. Limpa merupakan sebuah kelenjar yang terletak di belakang lambung dan berwarna ungu. Fungsinya antara lain sebagai tempat penyimpanan cadangan sel darah, membunuh kuman penyakit, pembentukan sel darah putih dan antibodi, dan tempat pembongkaran sel darah merah
yang sudah mati.
Tonsil atau amandel terletak di bagian kanan dan kiri pangkal tenggorokan. Tonsil yang berada di belakang anak tekak yaitu di dalam rongga hidung disebut polip hidung. Fungsi tonsil adalah untuk mencegah infeksi yang masuk melalui hidung, mulut, dan tenggorokan.
5. Kelainan pada Peredaran Darah
Beberapa kelainan pada sistem peredaran darah adalah sebagai berikut :
a. Anemia, merupakan keadaan tubuh yang kekurangan hemoglobin atau sel darah merah. Kadar hemoglobin yang rendah menyebabkan tubuh kekurangan oksigen sehingga tubuh akan terasa lesu, kepala pusing, dan muka pucat. Perdarahan yang berat juga dapat mengakibatkan anemia. Selain itu anemia dapat terjadi akibat terganggunya produksi eritrosit.
b. Serangan jantung, ditandai dengan sakit pada bagian dada, gelisah, pucat, dan kulit terasa dingin. Serangan jantungnya hebat dan tidak segera mendapat pertolongan dapat menimbulkan gagalnya jantung memompa darah. Faktor-faktor yang meningkatkan resiko terkena serangan jantung adalah tekanan darah tinggi, kadar kolesterol tinggi, merokok, penyakit diabetes melitus, kegemukan, dan kurang olahraga.
c. Varises, yaitu pelebaran pembuluh vena terutama di bagian kaki. Pada varises yang parah, pembuluh vena tampak melebar dan berkelok-kelok. Varises disebabkan oleh cacat/kerusakan pada katup vena sejak lahir. Varises juga sering terjadi karena bertambahnya beban vena akibat terlalu banyak berdiri, kehamilan, dan sebagainya. Pelebaran vena pada bagian anus disebut wasir atau ambeian.
d. Tekanan darah rendah (hipotensi), yaitu keadaan tekanan darah yang di bawah normal. Gejala hipotensi adalah lesu, pusing, dan gangguan penglihatan, bahkan sampai pingsan. Penyebabnya dapat karena terlalu banyak meminum obat penurun tekanan darah, muntaber, dan pendarahan.
e. Tekanan darah tinggi (hipertensi), yaitu keadaan tekanan darah yang melebihi tekanan normal. Penyebab hipertensi adalah nikotin pada rokok, faktor keturunan, stress, kelebihan berat badan, kelebihan garam, kurang olahraga dan kelebihan obat-obatan.


oleh: akbar muhammad
sumber: http://mediabelajaronline.blogspot.com